Jayakan Kembali FLP Yogya, Pengurus Rumuskan Langkah Strategis dalam Rakerwil 2026

SLEMAN – Estafet dakwah literasi di Yogyakarta terus bergerak maju. Usai terbentuknya kepengurusan baru pada Desember lalu, Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah Yogyakarta tancap gas merumuskan arah gerak organisasi melalui Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil). Agenda ini dilaksanakan pada Ahad (18/1), bertempat di Minomartani, Ngaglik, Sleman.

Pertemuan yang berlangsung hangat dari pukul 09.30 hingga 13.48 WIB ini dipimpin langsung oleh Ketua FLP Wilayah Yogyakarta periode 2025-2027, Fadhila Fatma Pramasti. Fokus utama rapat adalah membedah program kerja dua tahun ke depan dengan semangat membangkitkan kembali masa keemasan organisasi.

Mengembalikan Marwah sebagai Wilayah Percontohan

Dalam arahannya, Ketua Wilayah FLP Yogya menegaskan bahwa tagline “Jayakan Kembali FLP Yogya” bukan sekadar slogan. Sebagai salah satu wilayah tertua, FLP Yogyakarta memiliki sejarah panjang sebagai pusat keunggulan yang pernah menjadi rujukan bagi wilayah lain.

“Kita punya tanggung jawab besar untuk mengembalikan kejayaan itu. Fokus kita adalah penguatan internal dan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar penulis yang menggunakan nama panggilan Lila ini. Untuk memastikan target tersebut tercapai, evaluasi rutin akan dilakukan secara berkala setiap enam bulan sekali.

Transformasi Kaderisasi dan Produktivitas Karya

Rapat ini menghasilkan beberapa keputusan strategis yang tertuang dalam program kerja tiap divisi.

Pada bidang Kaderisasi & Karya, mengingat pentingnya regenerasi, frekuensi rekrutmen anggota yang biasanya dua tahun sekali kini ditingkatkan menjadi dua kali setahun. Selain itu, pengelolaan Klub Empatik untuk jenjang Pra Muda dan Muda kini berada di bawah naungan Divisi Karya agar para kader lebih fokus pada produktivitas tulisan sejak dini.

Rapat juga mengagendakan inovasi publik. Salah satu terobosan menarik adalah rencana pembukaan kelas menulis berbayar yang menyasar kalangan ibu-ibu (emak-emak). Program ini selain untuk syiar literasi, juga diproyeksikan untuk memperkuat kemandirian finansial organisasi.

Sebagai bagian dari adaptasi digital, Divisi Humas berkomitmen memperkuat branding melalui konten media sosial yang lebih segar dan relevan dengan perkembangan zaman.

Menyelaraskan Visi dengan Pusat

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula secara daring Ketua Umum FLP Pusat, Sugiarti, yang memberikan pembekalan mengenai lima prioritas Badan Pengurus Pusat (BPP). Pemilik nama pena Nafi’ah Al-Ma’rab ini mengingatkan agar FLP Yogyakarta membuat program yang memiliki daya jangkau seluas provinsi.

“Wilayah kerja kalian adalah Daerah Istimewa Yogyakarta. Maka, buatlah program yang dampaknya terasa untuk DIY, bukan lagi skala kampus atau kabupaten tertentu,” tegasnya.

Target Besar di Tahun 2027

Selain penguatan program rutin seperti pendataan kader dan administrasi aktif, FLP Yogyakarta juga menetapkan target ambisius untuk menjadi tuan rumah Milad ke-30 FLP pada tahun 2027 mendatang. Agenda besar ini diharapkan menjadi puncak dari upaya pengurus untuk mengembalikan kejayaan FLP di tanah Mataram.

Seluruh pengurus kini memiliki waktu hingga 31 Januari 2026 untuk memfinalisasi detail teknis tiap divisi. Dengan semangat kebersamaan dan bimbingan rutin, termasuk kuliah enam bulanan dari dr. Arif, FLP Yogyakarta siap kembali menjadi mercusuar literasi di Indonesia. (Hilmy)

Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *